Arsip-Arsip Tua dari Ikea Dirilis dalam Versi Digital

Museum IKEA baru-baru ini telah meluncurkan banyak arsip dalam bentuk online dari semua katalognya, yang telah diproduksi sedari tahun sejak 1951 silam. Raksasa furnitur Swedia ini telah mendigitalkan katalog sebelumnya yang bertepatan dengan edisi 2020, dan semua katalog tersebut akan tersedia untuk dibaca secara online, juga melalui department store dan bagi mereka yang memesan banyak produk secara online. Katalog yang dikumpulkan salama 70 tahun terakhir ini, benar-benar menunjukkan bagaimana IKEA telah berubah dengan sangat drastisnya. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya produk-produk untuk seri modern yang bertambah besar seiring dengan meluasnya jumlah grup di banyak negara, serta perubahan kebiasaan promosi yang menjadi sebuah majalah. Bagi mereka, arsip berperan penting sebagai dokumen perubahan gaya hidup dan selera sejak 1951, dengan setiap terbitan yang menampilkan cita rasa kontemporer di tahun terbitnya majalah tersebut.

Pameran ini membawa kalian ke dalam perjalanan melintasi ruang dan waktu, serta memberikan sebuah perspektif baru mengenai katalog IKEA. Sekarang, kalian juga dapat menelusuri semua katalog-katalog penting dari perusahaan besar asal Swedia ini secara digital. Selama 70 tahun produk ini telah datang ke banyak rumah. Sekarang giliran kalian yang datang kepada mereka. Selama lebih dari 70 tahun, katalog IKEA telah diproduksi di Älmhult, berkembang dalam jumlah, cakupan dan distribusi yang sangat besar. Sejak tahun 1950-an ketika Ingvar Kamprad menulis sendiri sebagian besar teksnya, melalui poppy, tahun 1970-an yang agak radikal, hingga 1990-an yang diperkecil dan hari ini – katalog IKEA terus merekam banyak semangat dan perkembangan zaman.

“Museum IKEA adalah untuk siapa saja yang ingin tahu tentang IKEA. Untuk mereka yang penasaran tentang sejarah perusahaan ini, ingin tahu tentang desain, atau ingin tahu tentang bagaimana Ingvar Kamprad dari Agunnaryd yang kecil menciptakan perusahaan global seperti sekarang ini. Atau Anda mungkin hanya penasaran untuk melihat seperti apa tampilan toko pertama kami.” Terang mereka melalui situs resminya.

Di Museum IKEA ini, mereka akan menceritakan secara detail beragam kisah tentang bagaimana pengusaha Ingvar Kamprad memulai IKEA bersama rekan-rekannya, dan memutuskan untuk menciptakan kehidupan sehari-hari yang lebih baik bagi banyak orang. Mungkin tempat pertemuan adalah cara yang lebih baik untuk menggambarkan perusahaan, ketimbang sebuah museum. Tempat yang menginspirasi dan inklusif untuk semua orang yang ingin mengenal mereka. Melalui situs ini, mereka juga benar-benar ingin berbagi semua cerita, mulai dari kesalahan hingga kesuksesan. “Kami ingin menceritakan kisah kami yang sebenarnya dan terkadang cukup liar. Karena itu, kami juga tertarik untuk mendengarkan cerita Anda. Menurut Anda, apa yang penting dalam sebuah rumah? Apa yang membuat Anda menyukai desain tertentu? Jadi pada dasarnya, kami sama penasarannya dengan Anda. Itulah mengapa kami membuat Museum IKEA – agar kami dapat berkumpul dan belajar dari satu sama lain.”

“Bergabunglah dengan kami dalam perjalanan kami dari awal kami di Älmhult dan keluar ke dunia. Dan tentu saja Anda, bersama dengan semua pelanggan dan karyawan IKEA yang luar biasa selama bertahun-tahun, yang harus kami ucapkan terima kasih atas cerita ini.” Terang pihak perusahaan yang dilansir dari situs resminya

Museum IKEA dibuka pada bulan Juni 2016 dan bertempat di sebuah lahan yang dulunya merupakan toko pertama dari IKEA. Saat ini, mereka telah banyak melakukan perombakan yang cukup signifikan untuk bagian luar bangunan sesuai dengan desain asli oleh arsitek lokal Claes Knutson. Jadi gaya arsitektur modernis sekali lagi terlihat di Älmhult, sedangkan interiornya telah disesuaikan dengan kebutuhan dan aktivitas dari museum. Mereka berharap dapat melihat para penikmat produk ini di Museum IKEA di Älmhult, jantung IKEA, tempat awal perjalanan dari perusahaan besar ini. IKEA Museum AB adalah perusahaan terbatas Swedia yang dimiliki oleh Inter IKEA Group. Arsip IKEA selengkapnya dapat dilihat melalui situs web Museum IKEA.

Teks: Adjust Purwatama
Foto: Arsip dari Museum Ikea

Tentang Syukur dan Hidup yang Tak Tertebak di Lagu Terbaru Alahad

Beranjak menjadi solis, Alahad, moniker dari Billy Saleh yang sebelumnya dikenal sebagai gitaris dari band rock-alternative Polka Wars akhirnya kembali melanjutkan perjalanannya. Kali ini ia melepas sebuah nomor tunggal teranyar...

Keep Reading

Tambah Line Up, Hammersonic Siap Hadirkan 53 Band Metal dan Rock Dunia!

Setelah mengalami beberapa kali penundaan, festival musik metal raksasa Hammersonic akhirnya dipastikan siap digelar pada awal tahun 2023. Sebelumnya salah satu headliner yakni Slipknot telah mengumumkan konfirmasi lewat unggahan twitter...

Keep Reading

Kolaborasi Selanjutnya Antara Yellow Claw dan Weird Genius

Duo Belanda Yellow Claw kembali berkolaborasi dengan Weird Genius mengusung lagu baru bertajuk ‘Lonely’ bersama finalis Indonesian Idol Novia Bachmid. Weird Genius dan Yellow Claw sebelumnya pernah berkolaborasi di lagu...

Keep Reading

Reruntuhan Akhir Dunia di Album Keempat Extreme Decay

Usai melepas beberapa materi pemanasan menuju album barunya, unit Grindcore kota Malang, Extreme Decay, akhirnya secara resmi melepas album keempatnya pada 29 April 2022 lalu yang diberi tajuk Downfall Of...

Keep Reading