Album Perdana Penuh Agresi dari Muram

Datang dari tanah Borneo, unit musik keras asal Banjarmasin, Muram, baru-baru (19/12) ini telah resmi melepas debut album penuhnya yang bertajuk Raung Selatan. Dirilis oleh label rekaman asal Jakarta, demajors, setidaknya Muram menyajikan 12 nomor penuh energi dengan tensi distorsi yang tak menua.

Secara spesifik, album Raung Selatan banyak berbicara tentang apa yang Muram rasakan terkait isu-isu sosial yang kini sedang terjadi, termasuk protes terhadap perusakan serta pembakaran hutan sampai kejadian penikaman. Tak lupa, Muram juga menyisipkan kisah-kisah personal seperti bersenang-senang dengan teman-teman, dan bahkan kisah fiksi ilmiah ke dalam beberapa lagunya, seperti di lagu “Beskar” yang juga menjadi focus track. Dalam nomor “Beskar” Muram juga menggaet pentolan Barasuara, Iga Masardi.

“Lagu ‘Beskar’ diinspirasi oleh serial The Mandalorian. Trek ini pun begitu spesial karena kami mendapat kesempatan emas untuk berkolaborasi dengan Iga Massardi dari Barasuara,” ungkap vokalis Ari ‘Gorey’ Sutrisno.

Dari sisi pengerjaan sendiri, Raung Selatan sebetulnya sudah dikerjakan sejak awal pembentukan grup yakni dari tahun 2019. Direkam di studio Hollow Lab, kota Banjarmasin satu persatu proses pun dilewati sampai akhirnya rampung dengan menghadirkan 12 trek yang agresif. Menurut Muram, album ini merupakan representasi bagaimana perkembangan musik keras di pulau Kalimantan terjadi.

Raung Selatan kami artikan sebagai teriakan dari selatan, album yang mewakilkan kegelisahan sekaligus berbagi kesenangan. Seimbang!” ujar Gorey

Album Raung Selatan menjadi langkah terbesar Muram yang kini dihuni oleh  Gorey, Feriza, Awlia, dan Odien di usia karirnya yang masih terbilang muda. Mereka yakin proses kreatif yang mereka jalankan selama ini menghasilkan ciri yang akan membedakan mereka dengan aksi serupa lain.

“Kami mengeksplorasi sedemikian rupa, mencoba menjadi berbeda dari sekian banyak band rock yang sudah ada. Kami bermimpi album ini bisa membawa Muram ke panggung besar dan spektakuler, tur ke berbagai kota, layaknya band rock besar,” tutup Gorey dengan semangat.

Raung Selatan kini sudah tersedia diberbagai kanal pemutar musik digital. Selain dirilis secara digital album ini pun dirilis ke dalam format cakram padat (CD). Selamat menikmati teriakan dari Selatan tanah Borneo!

Teks: Dicki Lukmana
Visual: Arsip dari demajors

SKJ'94 Kembali Menghentak Lantai Dansa

Penamaan genre musik rasanya sudah menjadi hal umum sekarang ini. Sama seperti grup musik yang pernah mewarnai hiruk pikuk industri musik Indonesia era 2000 awal yang mengkategorikan musiknya sendiri ke...

Keep Reading

Interpretasi Pendewasaan Bagi Prince Of Mercy

Terbentuk sejak 2011 silam di kota Palu, Prince Of Mercy lahir dengan membawa warna Pop Punk. Digawangi oleh Agri Sentanu (Bass), Abdul Kadir (Drum), Taufik Wahyudi (Gitar), dan Sadam Lilulembah...

Keep Reading

Kembali Dengan Single Experimental Setelah Setahun Beristirahat

Setelah dilanda pandemi covid-19, tahun 2023 sudah semestinya menjadi momentum bagi seluruh rakyat Indonesia untuk berpesta dan bersuka ria. Di sinilah momen ketika Alien Child kembali hadir dan menjadi yang...

Keep Reading

Luapan Emosi Cito Gakso Dalam "Punk Galore"

Setelah sukses dengan MS. MONDAINE dan BETTER DAYZ yang makin memantapkan karakter Cito Gakso sebagai seorang rapper, belum lama ini ia kembali merilis single terbarunya yang berjudul PUNK GALORE yang single ke-3...

Keep Reading