Album Hip-Hop yang Merespon Kondisi Pandemi

Makin ke sini, kita bisa melihat bahwa musisi-musisi hip hop di Indonesia mulai bermunculan dan saling unjuk kemampuannya sebagai rapper atau MC yang handal. Musik hip hop kini memiliki tempat baik di industri musik ataupun para penikmat musik dalam lima tahun belakangan. Dulu, jika kita membahas seputar hip hop di Indonesia, mungkin kita akan langsung tertuju pada nama seperti Iwa K, Saykoji, Jogja Hiphop Foundation dan banyak lainnya. Tak bisa dipungkiri memang nama-nama tersebutlah yang mungkin pertama kali kalian dengarkan. Bukan mainnya kini, musisi hip hop Indonesia jumlahnya sangat banyak, salah duanya adalah Kink Yosev dan Tacbo.

Setelah merilis single dan video lirik “You Look Everywhere (Except)” pada bulan Juni lalu, duo rapper asal Jakarta, Kink Yosev dan Tacbo menjabarkan lebih lanjut kecemasan mereka saat pandemi melalui Extended Play (EP) terbarunya, “Entitled 2 Peril.” Sedikit menelisik ke single terakhir yang mereka rilis bersama, di lagu tersebut keduanya saling berbagi peran untuk sektor penulisan lirik ataupun produksi musik. Ini bukan pertama kalinya Kink Yosev dan Tacbo berkolaborasi, sebelumnya mereka juga pernah merilis nomor “Dead Out Here!” dan “No Scene in 16”. Sama seperti lagu-lagu sebelumnya, lagu ini juga hasil dari pertukaran berbagai ide dan karya di antara keduanya. Dirilis oleh label rekaman Bureau Mantis, “You Look Everywhere (Except)” tersedia di berbagai layanan musik streaming pada tanggal 24 Juni 2020. Single ini merupakan buah hasil dari kondisi tak menentu yang memaksa keduanya untuk beristirahat panjang di rumah masing-masing. Kejenuhan akan rutinitaslah yang pada akhirnya membuat Kink Yosev dan Tacbo kembali terkoneksi dan melakukan sesi workshop jarak jauh.

album cover EP 'Entitled 2 Peril'

Masih bersandar pada aliran Hip Hop, EP ini merupakan kolaborasi kesekian kali antara Kink Yosev dan Tacbo selama lebih dari 5 tahun berkarya bersama. Pada Entitled 2 Peril, mereka mengambil pengaruh dari berbagai musisi seperti Milo, Billy Woods, Archy Marshall, Sporting Life, dan Slauson Malone. Entitled 2 Peril berisikan lima lagu yang masing-masing menyuarakan keresahan dan perjalan Kink Yosev dan Tacbo dalam merespon pandemi Covid-19 yang tengah berlangsung. Sebagai track pembuka, “You Look Everywhere (Except)” menyuarakan kecemasan dan keresahan masa muda yang tak ada habisnya dan diperparah oleh keadaan pandemi dan ketidakpuasan pada pemerintah dalam menanggulanginya.

Selanjutnya, “Pestle, No Mortar”, menceritakan orang-orang yang bersikap acuh tak acuh dan mengubur rasa takut akan pandemi. Pada track ketiga “Both Roofs at Once”, kita diajak berkontemplasi, kembali berkenalan dengan diri sendiri saat karantina mandiri di rumah. Track keempat, “100 Years”, menyuarakan keletihan hidup yang terasa panjang dan lama ketika harus berpisah dari kehidupan sebelum pandemi yang bergerak begitu cepat. Sebagai track penutup, “A Little Life” menceritakan tentang berdamai dengan diri sendiri tanpa ada lagi pretensi untuk memaknai siapa diri kita sebenarnya.

Dalam proses pengerjaan Entitled 2 Peril, segala proses pengerjaan dilakukan secara daring. Turut serta membantu dalam EP, Adiguna Palinrungi mengisi bass gitar di track “100 Years”, gitar elektrik di track “Both Roofs at Once”. Serta Alija David dari ENVY* mengisi tambahan vokal pada track “Both Roofs at Once”. Sedangkan arahan dan keperluan visual dikerjakan oleh Rafi Krisananda (Bureau Mantis). Pada proses konsepsi dan perilisan, Kink Yosev dan Tacbo dibantu oleh label rekaman Bureau Mantis. Entitled 2 Peril turut menandakan rilisan EP perdana label rekaman multi-genre asal Jakarta tersebut.

“Menurut kami, Entitled 2 Peril selaras dan menarik untuk dijadikan rekaman atau bahkan dokumentasi kondisi pandemi hari ini. Terlebih, kepiawaian Kink Yosev dan Tacbo dalam meramu bebunyian yang cukup fresh dan eklektik menjadi poin utama bagi kami. Walau tidak bisa dipungkiri, proses pengerjaan EP menjadi kendala tersendiri, mengingat situasi pandemi hanya memungkinkan kami untuk berkomunikasi melalui sarana daring.” Tutur Bureau Mantis.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Kink Yosev dan Tacbo

Perjalanan Samanta Mengukir Momentum

Menuju penghujung tahun 2022, Angular//Momentum memberi persembahan sebuah rilisan album terbaru dari unit post-rock yang berada di dalam lingkarannya. Adalah Samanta yang merilis debut dengan nama serupa, “Samanta”, pada 26...

Keep Reading

Pesan Teddy Adhitya Dalam Ocean

Jika ingin mengenal sosok Teddy Adhitya, bisa dibilang ia adalah seorang storyteller, penyanyi, penulis lagu, produser musik, dan pengembara yang sudah melakukan petualangan bermusiknya sejak tahun 2008 silam. Di tahun...

Keep Reading

Isyana Sarasvati Untuk New York Fashion Week

Salah satu solois fenomenal tanah air, Isyana Sarasvati, diundang untuk menghadiri salah satu acara paling bergengsi tahun ini di New York, Vogue World (12/09). Merayakan ulang tahunnya yang ke 130,...

Keep Reading

Scaller Meneruskan Perjalanan Dalam "Noises & Clarity"

Album yang ditunggu-tunggu akhirnya resmi dirilis. Adalah “Noises & Clarity” yang merupakan album studio kedua Scaller yang dirilis melalui Golden Robot Records & Archangel Records (23/09). Album ini diproduksi sendiri...

Keep Reading