Album Ganda Hasil Eksperimen Terbatas dari Harlan Boer

Ternyata keputusan untuk  melakukan karantina diri atau pembatasan sosial, tidak serta merta membuat banyak orang senang. Terlebih mereka yang biasanya sangat aktif berkegiatan di luar rumah. Namun, seperti kata pepatah, lebih baik mencegah dari pada mengobati, dan memang ada baiknya segala usaha prevensi tersebut harus diikuti. Beberapa orang ada yang sebal, namun tak sedikit yang juga mencoba menikmati dan menghadirkan banyak ide kreatif saat di rumah saja. Salah satu yang tetap berkarya dan mengeluarkan banyak ide kreatifnya adalah Harlan Boer, penulis dan pemusik “free pop”. Secara khusus, dirinya baru saja merilis sekaligus 20 tracks yang dimasukkan ke dalam double album yang diberi judul “Fidelitas Cinta”. Di dua album ini, dirinya menghadirkan ragam eksplorasi mulai dari pop, post-punk, anti-folk, hip hop, downtempo, dangdut, free jazz, hingga avant-garde, yang kesemuanya bersuara lo-fi, “Fidelitas Cinta” tentu saja dikerjakan olehnya di masa swakarantina seperti ini yang sangat terbatas. Terbatas di sini adalah segala produksi yang ada dilakukan hanya dengan peralatan musik seadanya yang ada di dalam rumah.

“Saya hanya menggunakan beberapa alat musik yang ada di rumah: Gitar istri saya, harmonika yang dikasih teman saya, drum machine Roland keluaran 1987 yang sekitar dua tahun ini dipinjamkan oleh teman saya bersama adaptor yang agak menghasilkan noise, dicolok ke ampli bass Cort, glockenspiel, Casio SA-5, tambourine dan baby tambourine yang sudah agak rusak”, ungkap Harlan mendeskripsikan alat apa saja yang digunakan untuk double album ini.

Selain keterbatasan alat, dirinya pun cukup terbatas dalam hal mengatur waktu untuk proses rekaman lagu. Dalam hal ini plikasi dan perangkat keras yang dimiliki olehnya sangat tidak mumpuni untuk melakukan proses produksi. Keseluruhan lagu yang ada direkam melalui ponsel yang dimilikinya. Merekam seorang diri dengan ponsel tentu memberi konsekuensi batasan pada rancangan aransemen musiknya.

harlan boer fidelitas cinta 01

“Juga pernah pas hujan lebat, jadi sekalian saja saya rekaman sebuah lagu, supaya suara hujan masuk ke dalam rekaman”, ungkap Harlan ketika momentum begitu penting dalam proses penggarapan album.

Semua jenis keterbatasan adalah tema besar dari ragam lagu di dalam album ganda ini. Cerita mengenai pertemuan, jarak, pekerjaan, berkehidupan, hingga konsep masa depan, terekam dengan lugas di dalam album ini. Berbagai cerita itu pun tidak datang dari dirinya sendiri, lebih dari itu dia mencoba untuk menghadirkan juga dari lingkungan sekitarnya. Secara musikal, penggarapan album ini dipengaruhi di antaranya; The Cure, Talking Heads, Beastie Boys, The Undertones, Daniel Johnston, Bob Dylan, Koes Plus, dan Rhoma Irama. Seluruh track dikomposisi pada Mei 2020, kecuali lagu Batu Ambulan, dengan pengaruh musik dari Herbie Hancock, Ornette Coleman, dan Miles Davis, dikomposisi pada September 2019. Yang menarik lagi dari rilisnya album ini adalah cara pendistribusiannya. Bila biasanya sebar melalui beberapa plaform musik dalam jaringan, di album ini dirinya merilis dengan format format mixtape online.

“Karena saya tidak biasa menyimpan lagu di komputer, kecuali master album-album saya sebelumnya, jadi saya pikir, rekam saja lagu-lagu baru. Jadinya sekalian merilis album baru.” Terang Harlan Boer.

Untuk urusan ilustrasi sampul album, dirinya memilih Hauritsa sebagai pemegang tanggung jawab atas semuanya. Album ganda “Fidelitas Cinta” dirilis daring oleh VJ>Play dari Visual Jalanan, sebuah wadah daring bertajuk “DIY Sound Lab Media” di Jakarta. Album ini sudah bisa dinikmati mulai Senin, 8 Juni 2020, pukul 19.00 WIB di situs play.visualjalanan.org.

harlan boer fidelitas cinta 02

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Harlan Boer

Efek Rumah Kaca Bawakan Ulang Lagu Candra Darusman

Candra Darusman, Signature Music Indonesia dan demajors merilis album kompilasi yang menampilkan karya-karya Candra Darusman: seorang musisi, pencipta lagu, penyanyi dan pemerhati hak cipta Indonesia. Kompilasi ini mengedepankan Efek Rumah...

Keep Reading

Ketika BLCKHWK Gambarkan Sisi Alami Sifat Manusia

Di awal tahun 2022 ini, BLCKHWK telah melepas album debutnya bertajuk Decomposing Rotting Flesh. Untuk memperpanjang nafas album, baru-baru ini unit yang dihuni oleh Arison Manalu (vokal),  Billy Rizki (gitar),...

Keep Reading

Karya Baru dan Rangkaian Tur Musik Isman Saurus

Di sekitar akhir 2021 lalu, solis asal Lumajang Jawa Timur, Ismam Surus telah melepas album penuh bertajuk Orang Desa. Sebagai rangkaiannya, di tanggal 24 Maret lalu ia telah melepas sebuah...

Keep Reading

Nuansa Anime di Karya Terbaru Moon Beams

Inspirasi untuk membentuk sebuah band bisa datang darimana saja, termasuk dari sebuah  anime. Jika kalian pernah menonton anime lawas berjudul BECK tentu tak akan asing dengan original soundtrack-nya bertajuk Moon...

Keep Reading