Akhirnya Album Themilo Rilis Digital

Bagi pecinta indie-indie an, siapa sih yang gak kenal Themilo? Ga ada dong pasti, apalagi yang angkatan tua, beuh pasti hafal banget dengan album-album band ini. 24 tahun sudah usia mereka di kancah musik tanah air, malang melintang di berbagai wilayah musik tentu saja membuat semangat yang ada tetap berkobar. Album mereka sudah punya 3 buah, kompilasi-kompilasi pun juga ada, single apalagi. Bersyukurlah kalian yang punya semua album dari Themilo, tapi saat ini yang belum pernah punya, jangan bersedih. Sebabnya, mereka akan merilis album pertama dan kedua di semua layanan musik dalam jaringan loh.

Perilisan dua album yang berjudul “Let Me Begin” (2002) dan “Photograph” (2011) secara digital ini akan dilakukan bersama Anoa Records, pada akhir tahun 2020 dan awal tahun 2021. Nah, untuk rilisan awalnya, album “Photograph” yang akan mendapat kesempatan dirilis terlebih dahulu, baru album pertama menyusul di tahun 2021. Untuk tanggal pastinya sih kami belum tahu, tapi ini sesuatu yang wajib untuk ditunggu. “Kami ingin agar menutup tahun 2020 yang mendung dalam banyak hal dengan sesuatu yang reflektif, dan membuka tahun 2021 dengan lembaran baru, let me begin lah, kira-kira begitu,” kata Ajie Gergaji.

Oh ya, alasan kenapa album “Photograph” dipilih untuk dirilis diawal karena, album pertama mereka sempat 4 tahun yang alalu sudah pernah dirilis kembali dalam bentuk vinyl dan cd oleh Majemuk Records. Dan juga album “Photograph” menurut Jimmy yang bertugas sebagai manajer band ini, lebih dikenal dan familiar di telinga para pendengar, serta album yang menjadi perkenalan awal fans dengan band ini. Tapi, sebelumnya Themilo juga pernah merilis albumnya ke dalam bentuk digital, album itu adalah “Wasted Parts” (2017) dan album kompilasi. Tujuannya ya itu tadi, agar karya mereka bisa lebih meluas lagi dan bisa menjangkau semua generasi.

“Kami paham juga kalau band ini berasal dari generasi berbeda, pendengar berbeda, tapi setelah merilis Wasted Parts, cukup membuat kami mendapatkan pendengar baru yang suka sama musik kami,” tambah Ajie lagi.

Anoa Records kembali dipercaya oleh Themilo untuk merilis digital album Let Me Begin dan Photograph dari Themilo. Setelah sebelumnya merilis Wasted Parts, Anoa Records juga berencana untuk merilis format kaset dari Photograph secara terbatas. Bagi Anoa Records sendiri kedua album ini adalah album esensial ketika berbicara tentang Themilo. Album yang masing-masing hadir di dua dekade berbeda, dan banyak yang bilang telah menjadi soundtrack bagi kehidupan mereka. Merilis secara digital untuk kedua album tersebut, Photograph dan Let Me Begin tak semata untuk nostalgia saja, tetapi juga untuk  pendengar baru yang penasaran dengan Themilo. 

Sebelumnya juga, Ajie sang vokalis baru saja merilis sebuah single remix dari sebuah band bernama Trah Project. Alasan besar kenapa dirinya mau mendaur ulang lagu tersebut karena saat 9 tahun lalu dia melihat penampilan band tersebut, dan jatuh cinta pada pandangan pertama. Trah Project dengan lagu “Layung Beureum” yang sangat kental dengan nuansa musik tradisional Sunda inilah yang didaur ulang olehnya. Secara garis besar, arti dari judul lagu tersebut adalah Lembayung Merah yang menghadirkan kesan langit menjadi begitu cantik saat di sore hari.

“Suasana lagu yang menyenangkan tercipta sesuai dengan judulnya. Mengingatkan masa kecil kala sore hari bermain riang bersama teman-teman. Nggak bisa keluar rumah,  lalu menerjemahkan Layung Beureum ke dalam versi saya sendiri tanpa mengurangi esensi dari keriaan lagu tersebut.” Jelas Ajie menceritakan arti judul lagu tersebut.

Ajie juga sering terlibat proyek-proyek musik diluar dari Themilo, salah satunya yang paling baru adalah proyeknya bersama dengan Alexandra J. Wuisan (Sieve) dan Kimung (ex Burgerkill). Dirinya pun sangat senang dalam meramu ragam musik dengan nuansa elektronik, hal ini bisa kalian dengarkan di proyek musik Yearnings dari ketiganya.

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Anoa Records

 

Turbokidz Merilis Album Perdana Dalam Format Compact Disc

Setelah dirilis dalam format digital pada akhir tahun 2022 lalu, Turbokidz kini menghadirkan album perdananya, Oranye, dalam format compact disc (CD).  Tersedia di pasaran mulai 25 Januari 2023 sebagai lanjutan...

Keep Reading

Endgrave Merilis Ode Bagi Jiwa Yang Tidak Pernah Tenang

Endgrave adalah band yang terbentuk pada pertengahan 2022. Semua bermula saat Singgi dan Petra meramu musik dengan mengemas riff-riff gitar yang terbilang tidak biasa. Beragam karakter mulai dari Hardcore, Deathcore,...

Keep Reading

Single Dan Formasi Terbaru Pillhs Castle

Mengubah formasi dari duo menjadi kuintet, dan sebelumnya telah merilis single ‘Moment’, Pillhs Castle yang diisi oleh Nando Septian (vokal), Torkis Waladan Lubis (gitar), Tama Ilyas (gitar), Willy Akbar (bass),...

Keep Reading

Debut Album Resign Leader

Dari Makassar, unit punk rock Resign Leader belum lama ini merilis debut album ‘Sniffing Tears For The Other Bills’. Album yang digarap cukup panjang dan serius ini berisi 12 nomor...

Keep Reading