Setelah satu satu tahun berselang dari perilisan single pertamanya yaitu “Exist in Harmony at the Center of the Universe”, pada tanggal 13 November 2019 duo psikedelik asal Ponorogo bernama Tuhkastura kembali menandakan eksistensinya dengan melahirkan sebuah video lirik dari tembang teranyarnya bertajuk “Hope”.

Semua lagu dari duo dengan komposisi Amirul Romadhon dan Fajar Wicaksono ini merupakan hasil dari eksplorasi mereka terhadap kota tempat mereka bernaung yang terletak di wilayah dataran tinggi. Hal tersebut juga tertuang dalam setiap karya-karya video Tuhkastura.

Dikemas dalam format video lirik, mereka memilih latar sebuah area persawahan hijau di salah satu ruas desa di Ponorogo. Gambar bergerak “Hope” ini digarap oleh Distorsi Visual dengan melibatkan cast duo balita bernama Ziva dan Zahira yang diberi kebebasan untuk menginterpretasikan lagu ini selama proses pengambilan gambar.

Lalu setelah 3 hari berselang dari perilisan video lirik “Hope”, Tuhkastura juga meluncurkan dua buah video live session yang mengambil setting lokasi di puncak Watu Semaur, Kec. Ngrayun, Ponorogo. Dari atas ketinggian 200 meter, di sesi live ini mereka dibantu oleh Glagah (gitar), Rere (synth), & Yoga (drum) dengan membawakan dua buah single yaitu: “Exist in Harmony…” dan satu lagu daur ulang milik Pink Floyd, “Comfortably Numb”,

Semua karya video tersebut bisa kalian nikmati melalui akun Youtube milik Tuhkastura.

“Sekilas memang rada menyalahi aturan atau pola timeline promosi yang sewajarnya, namun kami rasa hal tersebut perlu dicoba. Satu tahun berproses sejak rilisnya single pertama, 2 proyek terbaru ini kebetulan tuntas bersamaan pada bulan ini, jadi ya kami rilis saja bersamaan, sebagai kado manis ganda untuk menutup tahun 2019,” ungkap Amirul Romadhon terkait perilisan video-video tersebut.

Teks: Rizki Firmansyah
Visual: Arsip Tuhkastura