3 Tahun Berproses Untuk Sebuah Album Baru Sirati Dharma

Sirati Dharma beberapa waktu kemarin kembali lagi dengan lagu baru yang diberi judul “Into The Sun”, yang berlirik bahasa Inggris. Perpindahan kebiasaan ini berlandaskan alasan bahwa mereka lebih nyaman mengeluarkan isi kepala dan berkreasi dengan bahasa Inggris dibanding menggunakan Bahasa Indonesia. “Into The Sun” bercerita tentang jika ingin mencapai sesuatu jangan pantang menyerah dan jangan bergantung kepada pendapat orang lain, karena untuk mencapai keinginan – yang dalam lagu ini digambarkan seperti matahari-, keputusannya berada sepenuhnya di tangan kita sendiri.” Ungkap Pandji Dharma vokalis yang merangkap produser dari lagu ini. 

Setelah single, kini giliran album yang mereka rilis. Setelah 3 tahun lamanya berpuasa untuk mengeluarkan album baru, Sirati Dharma akhirnya memutuskan untuk merilis kumpulan materi terbarunya yang berjudul “Transcendental”. Waktu 3 tahun tidak merilis apa memiliki alasan tersendiri. Proses produksi yang dikerjakan Pandji Dharma selaku garis depan dari Sirati Dharma memang membutuhkan waktu cukup panjang demi menghasilkan sensasi pengalaman binaural yang gila, dan jarang dilakukan oleh band-band Indonesia kebanyakan. Album Transcendental yang terdiri dari 9 track ini, akan dirilis Jumat, 17 Juli 2020. band psychedelic rock asal Jakarta yang sudah berdiri sejak tahun 2014. Pertama kali mendapat perhatian lebih dari pecinta musik psikedelik adalah sejak rilisnya mini album perdana mereka yang bertajuk 7 (2015) dan juga beberapa single lainnya. Kini, Sirati Dharma yang digawangi oleh Pandji Dharma (vokal/gitar/synth), Doys Christopher (bass/synth), Vareza Mirza (gitar), Rerez (synth/tambourine), dan Widan Mossas (drum) menjanjikan album yang segar namun tidak kehilangan karakter utama Sirati Dharma di album terbaru ini.

cover album transcendental sirati dharma

Tidak seperti kebanyakan musisi/band yang merilis lagu dengan konsep self healing, Sirati Dharma malah menelurkan album dengan sensasi suara binaural yang justru memiliki konsep menerima kondisi diri, bahkan jika tidak hati-hati, akan memicu mental illness. Untuk pengalaman yang maksimal, Sirati Dharma menyarankan untuk mendengarkan album Transcendental secara utuh dan berurutan dari nomor 1 hingga 9. Transcendental yang memiliki 9 lagu, dimulai dengan megahnya Into The Sun yang juga merupakan single terakhir Sirati Dharma sebelum memutuskan merilis album penuh.

Lanjut ke track nomor 2 yang berjudul Black Pond yang dibuka dengan geraman suara bass, fakta menarik, gitar pada lagu Black Pond dimainkan oleh Rey Marshall dari Kelompok Penerbang Roket. Track 3 yang berjudul Wasted ternyata cukup menjadi kesukaan beberapa seniman yang beruntung untuk mengalami sensasi album Transcendental seperti Alipjon, Merdi dari Diskoria, Angga dari Ramayana Soul, dan lainnya, simak sesi wawancaranya di halaman instagram Sirati Dharma.

Lagu nomor 4 bertajuk Watery Eyes (Let It Be) dibuka dengan dentuman drum bisa dibilang salah satu track andalan di album Transcendental, apalagi kalau bukan karena pengaruh binaural dan lirik yang dalam. Dilanjutkan track berikutnya yang bertajuk Worm Hole dengan ketukan drum yang mampu menggoyangkan badan saat didengarkan. Viki Vikranta, drummer dari Kelompok Penerbang Roket turut andil dalam mengisi bagian drum pada lagu nomor 6 yang berjudul Inside dan synthesizer pada track nomor 7  yang berjudul Sonar Echoes.

Track nomor 8 yang berjudul Reality Bites merupakan single yang cukup berbahaya jika didengarkan sendirian, meskipun hanya gitar akustik dan vokal, namun sensasi binaural dari suara-suara yang dihadirkan mampu menghipnotis pendengarnya, jangan dengarkan sendirian. Lanjut ke lagu nomor terakhir yang berjudul End of Cycle diciptakan persis sebelum masuk ke tahun 2020, dimana semua tatanan dunia mulai berantakan

Teks: Adjust Purwatama
Visual: Arsip dari Palm House Records

Penanda 17 Tahun GBS Berkarir

Gugun Blues Shelter kembali merilis single kedua setelah sebelumnya pada pertengahan tahun 2022 mereka merilis single Jingga. Kali ini, trio Gugun, Bowie & Fajar melepas Down & Dirty seperti yang...

Keep Reading

Tur Jepang Bangkutaman & Logic Lost

Bangkutaman, grup asal Jogja, melanjutkan seri TauTauTur mereka dengan edisi spesial. Mereka memutuskan untuk bertandang ke Jepang. Tur ini dimulai dari tanggal 27 – 30 November tahun ini. Bukan tanpa...

Keep Reading

Video Musik Bintang Massa Aksi .Feast

Abdi Lara Insani yang merupakan single utama dari album teranyar .Feast berjudul Bintang Massa Aksi ini ternyata masih memiliki keberlanjutan dengan dirilisnya sebuah video klip resmi di kanal YouTube .Feast (22/11/22). Video klip ini melibatkan...

Keep Reading

Kolaborasi Semiotika Dan Iga Masardi

Menggunakan moniker Sagas Midair, Iga Massardi yang merupakan gitaris sekaligus vokalis grup Barasuara merilis single kolaborasi bersama Semiotika, unit Instrumental Rock dari Jambi. Diberi tajuk Iskaashi, rencananya single ini akan...

Keep Reading