Mario Hikmat dari media Revius menemukan satu hal kecil dan baik di kota Makassar, tepatnya di Wesabbe. Hal itu adalah tentang bagaimana kita berusaha merawat hal-hal baik yang bernama Zine Wesabbe.

Zine Wesabbe adalah media alternatif yang mengisahkan pengalaman menjadi warga yang tinggal di Kompleks Wesabbe. Zine ini adalah proyek kolaborasi dari tiga komunitas kecil yang tinggal dan menghuni permukiman tersebut: Kedai Buku Jenny, Kafe Dialektika, dan Katakerja.

Zine Wesabbe bagi saya tidak sekadar media untuk mengekspresikan diri, ia juga tidak semata-mata upaya menebarkan virus melek literasi di sekitaran kompleks. Lebih jauh daripada itu, proyek kolaborasi dari tiga komunitas ini adalah semacam usaha untuk lebih saling mengenal, untuk menyudahi kebiasaan masyarakat urban yang biasanya tidak saling sapa atau bahkan tidak saling kenal antar-tetangga di sekitar kompleks perumahannya. Mereka sengaja memilih media cetak agar lebih egaliter dan dapat diakses semua kalangan.