Makassar sebagai gerbang industri Pulau Sulawesi sudah pasti memiliki potensi yang kaya di berbagai cabang kehidupannya, mulai dari industri kreatifnya, kuliner serta wisata alamnya. Di lini kreatif sendiri, banyak nama yang telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia. Banyak band bagus yang dihasilkan, festival nasional mereka juga ada. Status Mutiara dari Timur, di bidang ini, layak disematkan untuk kota itu.

Jika Jakarta dikenal punya Sounds From The Corner, maka Makassar juga punya hal sejenis. Yang serupa tapi tak sama. Namanya Resolusi, rumah produksi yang bergerak di bidang audio dan visual. Resolusi memiliki misi untuk mendokumentasikan serta mengarsipkan musik bagus yang dimiliki oleh kota mereka.

“Melihat banyaknya fenomena musisi bagus di Makassar, namun masih kurang dalam hal pengarsipan, kami merasa perlu untuk membentuk satu wadah agar ke depannya para musisi ini memiliki pengetahuan akan pengarsipan yang baik bagaimana,” jelas Ifan Adhitya, salah satu pendiri Resolusi. “Kami memiliki dua program di dalam Resolusi, yaitu Selagu Dua Lagu dan Resosession,” tambah Ifan.

Untuk Selagu Dua Lagu, program ini merupakan projek kolaborasi antara Resolusi dan Se.Petak yang menampilkan musisi yang sedang aktif berkarya dengan tema yang berbeda di tiap minggunya. Sedangkan untuk Resosession adalah program yang menampilkan penyanyi dengan background yang berbeda, di tiap edisinya.

“Kami  menunjukan bahwa semua orang bisa menyanyi, karena banyak bakat-bakat nyanyi cover lagu di sosial media dan Resolusi ingin mencoba membuatkan wadah yang lebih berkualitas,” papar Ifan kembali.

Setiap kota pasti memiliki keterbatasan yang dimiliki, namun bagi mereka bertahan dengan keterbatasan yg ada di Makasar adalah sebuah tantangan yang harus dijawab. Dalam waktu dekat ini  Resolusi mengagendakan roadshow audio visual ke beberapa kota di Sulawesi sembari menjalani sejumlah proyek yang sedang berjalan.

Geliat Industri kreatif di Makassar, sekarang memang sedang sangat berkembang dibandingkan beberapa tahun belakangan. Bisa dengan mudah dilihat dari banyaknya kerja-kerja kolektif dan kolaborasi lintas disiplin kesenian, mulai dari musik, literasi, art, fotografi dan videonya. Semoga hal ini tetap terjaga sampai seterusnya. (*)

 

teks: Adjustpurwatama
foto: Resolusi (audio visual)