Pada tanggal 12-28 Januari kemarin digelar sebuah festival film bernama Menar Film Festival di Sofia, ibukota negara Bulgaria. Menar Film Festival sendiri merupakan sebuah festival film dengan tema Islami terbesar di semenanjung Balkan yang meliputi negara-negara seperti Kroasia, Serbia, Montenegro, Bosnia, Albania, Makedonia dan Bulgaria.

Pada awal penyelenggaraannya, Menar Film Festival bertujuan untuk memperkenalkan budaya dan tradisi Islam dari negara kawasan Timur Tengan serta Afrika Utara kepada para masyarakat Bulgaria. Seiring perkembangannya, banyak negara yang mayoritas berpenduduk Islam turut berpartisipasi dalam festival ini. Salah satunya Indonesia, yang pada 2018 ini telah kali ketiga ikut berpartisipasi dalam Menar Film Festival.

Salah satu program yang diinisiasi oleh Indonesia untuk Menar Film Festival adalah Indonesia Movie Night. Dan pada tahun 2018 ini, film Mencari Hilal (2015) dipilih untuk ditayangkan sebanyak tiga kali dalam rangkaian acara Menar Film Festival. Mencari Hilal adalah film yang dibintangi oleh Deddy Sutomo, Oka Antara dan Torro Margens. Kemudian Ismail Basbeth sebagai sutradara dan diprodusi melalui MVP Pictures dalam durasi 90 menit.

poster Mencari Hilal

Kedubes RI untuk Sofia, ibu Sri Astari Rasjid mengatakan bahwa film ini merupakan bagian dari soft power diplomasi Indonesia. “Hal penting yang dapat diambil dalam film ini adalah penekanan akan pentingnya nilai-nilai toleransi di tengah keadaan dunia yang rawan dengan konflik,” terang ibu Sri Astari Rasjid di situs resmi Kemenlu.

Dirinya pun mengaku kaget saat film Mencari Hilal mampu menghipnotis sekitar 250an orang yang hadir ke cinema house di Sofia. Mereka yang hadir berasal dari berbagai macam kalangan, seperti duta besar perwakilan asing, wakil pemerintah, media, masyarakat internasional yang tinggal di Sofia, pelajar, WNI dan masyarakat setempat Sofia. Bahkan sebagain besar penonton baru pertama kali menonton film Indonesia dan mendapatkan kesan yang mendalam setelahnya, diselingi tawa dan haru mengiringi setiap adegan dari film Mencari Hilal.

teks: Yulio Abdul Syafik
foto: dok. Menar Film Festival & Mencari Hilal