Setelah absen merilis karya kurang lebih lima tahun, band hampir rock asal Jogjakarta, FSTVLT, merilis single baru berjudul GAS!. Single ini dilepas ke publik luas dan diperkenalkan pertama kali di Soundrenaline 2018, tepat di hari mereka main, 9 September 2108 kemarin. Videonya bisa dicek di bawah ini:

Khusus di dalam video tesebut, FSTVLST menampilkan sosok Dinasti Garuda Bangsawan, salah satu crew mereka yang sudah bergabung bergabung sejak awal FSTVST berdiri.

FSTVLST sendiri, hari ini beranggotakan Roby Setiawan, Humam Mufid Arifin, Danis Wisnu Nugraha dan Sirin Farid Stevy.

Lagu GAS! dimulai Dengan hentakan drum yang yang kuat. Dengan intro yang panjang seolah menambah kesan sebuah perjalanan yang baru dimulai. Secara musikal, lagu yang direkam di Padepokan Seni Bagoeng Kussudiarja ini tetap seperti FSTVLT yang biasa; keras dan tegas, tetapi tetap mudah dicerna.

Farid Stevy, dengan kelebihannya menulis kata-kata, memberi khotbah dalam nyanyian; “Mengingat bagaimana ini bermula, disaat sudah sejauh ini jalannya, sudah berangkat semenjak pagi merah, sampai tertelan bulat di cakrawala.” Babak baru FSTVLST dibuka dengan begitu puitis.

GAS! sendiri merupakan single pertama dari sebuah album yang sedang digarap oleh FSTVLST. “Kami sekarang sedang merampungkan album kedua. GAS! adalah salah satu track pada album tersebut,” kata Farid Stevy memberi keterangan.

“Kalau dihitung-hitung, sebenarnya ini sudah hampir lima tahun (sejak Hits Kitsch dirilis). Biar kayak kontestasi politik praktis,” candanya melanjutkan.

Waktu lama yang diperlukan oleh FSTVLST untuk merampungkan album ini, merupaka akumulasi berbagai macam hal, baik urusan musik –di mana mereka menjadi salah satu yang sibuk di poros Tengah Jawa— maupun urusan luar musik yang melingkari masing-masing personilnya.

“Kami punya kesibukan di luar musik dalam rangka bertahan hidup. Lima tahun ini cukup memberi waktu untuk kami merangkum apa-apa saja yang penting dan mendesak untuk dibicarakan lagi dan dinyatakan lagi lewat album baru,” jelasnya tentang waktu lama yang diperlukan oleh FSTVLST untuk kembali ke studio dan merampungkan karya baru.

Album ini, dikerjakan di Padepokan Bagong Kussudiarjo, Jogjakarta oleh Anton Gendel dari Studio Sangkar Emas,. Gendel adalah salah satu manusia terbaik yang dimiliki kota itu kalau berurusan dengan tata suara, ia merupakan orang di belakang banyak rekaman Frau, Melancholic Bitch, Djaduk Ferianto, AriReda dan sejumlah nama lainnya. Ia juga menggarap HITS KITSCH dulu.

Sampai saat artikel ini diselesaikan, masih belum jelas kapan album kedua FSTVLST akan dirilis. Tapi, ada satu yang perlu dinantikan bersama-sama.

“Kami punya analogi, HITS KITCSH itu semacam anak panah yang kami anggap sudah menancapkan pertanyaan identitas FSTVLST paska kisah Jenny. Album baru ini punya misi lanjutan, memutar anak panah yang telah menancap itu agar lebih terasa menyakitkan dan melukai,” tutup Farid.

Dengarkan GAS! sesering mungkin. Lalu, mungkin kita akan merapalkan ini bersama-sama; “Berjalan tak seperti rencana adalah jalan yang sudah biasa dan jalan satu-satunya, jalani sebaik-baiknya.” (*)

 

Teks: Rio Jo Werry/ Felix Dass
Foto: Dok. FSTVLST