Abi Zulfakhry (Vokal), Fawwaz Athifi (Gitar), Ferdy R (Gitar), Merti Afridin (Bass) dan Kemal Akbar (Drum) yang tergabung di unit rock The Godspeed ini baru saja melepas debut album mereka ke khalayak luas. Band yang aktif sejak 2015 ini dikenal juga dengan slogan khas mereka yang selalu dilontarkan ketika tampil di atas panggung, mereka menyebut diri mereka adalah Instruktur Senang-senang bagi para penonton yang hadir.

Sebagaimana band pada umumnya, proses yang mereka kerjakan jelas tidak instan, tahun demi tahun mereka berlaku produktif dengan melepas beberapa single. Undercontrol (2016), Skirmish (2017), Epilepsy (2018) dan hingga akhirnya di tahun ini mereka melepas album pertama mereka yaitu Dombadurasi.

Dombadurasi secara keseluruhan mengambil isu kehidupan yang berfokus pada kegelisahan akan hidup yang akan selalu dikejar dan mengejar, karena menurut mereka hidup adalah deadline.

“Sebagaimana tentang keadaan perkehidupan menjadi manusia, menjadi mahasiswa, menjadi musisi, menjadi anak yang selalu dipertanyakan soal sekolah, kelulusan dan kabar. Pokoknya album ini berisikan tentang kegelisahan yang kami rasakan dan juga orang di luar sana rasakan.” Jelas mereka.

Untuk urusan mencampur dan mempercantik kualitas suara, album ini dikerjakan oleh Kemal yang juga drummer band ini. Lalu ada, Kanawa Record dan Jogja Audio School. Dirilis dalam bentuk piringan cd, album ini juga banyak sekali mengundang musisi tamu untuk turut serta mengisi bagian-bagian yang memang perlu diisi. Seperti Ginda Putra drum Epilepsy dan Undercontrol, Rizky Anjas (Flooperboy) Synthesizer di EpilepsySatyawindriya (Klif) backing vocal di Feralslate, Aina dan Maya backing vocal di Strife, dan Jerikho Immanuel Cello di Strife.

Dalam waktu dekat ini, mereka berencana melepas sebuah video musik dari salah satu lagu yang terdapat di album Dombadurasi ini, apa itu? layak kita tunggu.(*)

Teks: Adjust Purwatama
Foto: Arsip The Godspeed